
Menurut Toyota, Aqua menggunakan teknologi hibrida yang telah dikembangkannya selama 17 tahun dengan klaim konsumsi bahan bakar 35,4 km per liter (metode tes Jepang).
Sedangkan harga jual, paling murah Rp 1,69 juta yen (Rp 196 juta) dan paling mahal Rp 1.850 juta atau Rp 215 juta. Toyota juga menawarkan versi khusus untuk disable atau cacat tubuh yang disebut Welcab Friendmatics. Versi ini, pengoperasian semuanya dilakukan dengan tangan dan mulai dijual pada Maret 2012. Harganya mulai 1.895 juta yen (Rp 220 juta) sampai paling mahal 2,679 juta yen atau Rp 311 juta.
Ditambahkan, dengan munculnya Aqua, konsumen Jepang akan memperoleh ragam pilihan mobil hibrida yang makin beragam dan harga makin terjangkau.
Mesin Bensin
Mesin bensin yang digunakan Aqua kapasitasnya 1,5 liter (Prius 1,8 liter) dan menggunakan teknologi hibrida yang sama dengan Prius (THSII). Seperti seniornya, mesin bensin Aqua juga memanfaatkan siklus Atiknson agar efisiensi kerjanya makin tinggi (tujuan akhirnya irit bahan bakar).
Agar kerja mesin makin tinggi lagi, untuk mendinginkannya digunakan pompa pendingin yang digerakkan oleh baterai (pompa listrik). Dengan ini, kerugian dari sabuk karet tidak ada. Di samping itu, kontrol aliran pendingin pendingin semakin presisi.
Mesin bensin yang digunakan Aqua kapasitasnya 1,5 liter (Prius 1,8 liter) dan menggunakan teknologi hibrida yang sama dengan Prius (THSII). Seperti seniornya, mesin bensin Aqua juga memanfaatkan siklus Atiknson agar efisiensi kerjanya makin tinggi (tujuan akhirnya irit bahan bakar).
Agar kerja mesin makin tinggi lagi, untuk mendinginkannya digunakan pompa pendingin yang digerakkan oleh baterai (pompa listrik). Dengan ini, kerugian dari sabuk karet tidak ada. Di samping itu, kontrol aliran pendingin pendingin semakin presisi.
Performa
Karena mesin bensinnya lebih kecil, maka transaksel hibrida, unit kontrol penyalur tenaga, motor pembangkit tenaga dan motor penggerak mobil ukurannya lebih kecil dan juga makin ringan.
Karena mesin bensinnya lebih kecil, maka transaksel hibrida, unit kontrol penyalur tenaga, motor pembangkit tenaga dan motor penggerak mobil ukurannya lebih kecil dan juga makin ringan.
Kemampuan akselerasi Aqua 0 – 100 km per jama dalam 10,7 detik, sedangkan dari 40 km per jam sampai 70 km per jam membutuhkan 3,6 detik dengan radius putar 4,8 meter.
Kelengkapan Aqua lainnnya adalah Antilock Brake System ( ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA). Tambahan lain, Vehicle Stability Control (VHC), berfungsi menggatur kerja rem, tenaga yang dihasilkan mesin dan stabilitas bila mobil “skidding”. Juga ada traction control (TC) atau kontrol traksi untuk mencegah mobil spin saat mobil dikebut dari diam.
Tak kalah menarik, Toyota juga menyertakan Hill-start Assistent Control untuk mencegah mobil mundur di tanjakan ketika akan berjalan dari kondisi berhenti. Selanjutnya, agar AC tetap bekerja saat mesin mati, kompresi digerakkan oleh motor listrik atau mengandalkan energi dari baterai.
Tak kalah menarik, Toyota juga menyertakan Hill-start Assistent Control untuk mencegah mobil mundur di tanjakan ketika akan berjalan dari kondisi berhenti. Selanjutnya, agar AC tetap bekerja saat mesin mati, kompresi digerakkan oleh motor listrik atau mengandalkan energi dari baterai.
Spesifikasi
Mesin Bensin |
Model
|
1NZ-FXE
|
Kapasitas
|
1.496
| |
Tenaga maks
|
54 kW(74 PS ) @4.800 rpm
| |
Torsi maks
|
111 Nm (11,3 kgf-m) @3.600-4.400 rpm
| |
Motor listrik
|
Tenaga maks
|
45 kW (61 PS)
|
Torsi maks
|
169 Nm (17,2 kgf-m)
| |
Mesin dan motor
|
Tenaga maks gabungan
|
73 kW (100 PS)
|
Baterai
|
Nickel-Metal Hydride (NiMH)
|

